product music - CD 2 a

Album You’ll Never Know When Someone Comes In And Press Play On Your Paused Life

4.25 out of 5
(4 customer reviews)

Rp 65,000.00

Album kedua, 2009. Dengan lagu lagu seperti “Kami Tidak Takut”, “Babyplum”, “Penasaran”, “Maafkan Ayah”. Featuring: Bayu Risa, Ichsan Akbar, Gamila Arief, dll

In stock

Description

Product Description

product music - CD 2 bproduct music - CD 2 c

Album kedua, 2009. Dengan lagu lagu seperti “Kami Tidak Takut”, “Babyplum”, “Penasaran”, “Maafkan Ayah”. Featuring: Bayu Risa, Ichsan Akbar, Gamila Arief, dll

Additional Information

Additional Information

Weight 1 kg
Dimensions 8 x 7 x 1 cm

Reviews (4)

reviews for Album You’ll Never Know When Someone Comes In And Press Play On Your Paused Life

  1. dhyllajuliansyah
    5 out of 5

    :

    Secara keseluruhan album ini membuat saya merasa jauh lebih dekat dan mengenal sosok Pandji Pragiwaksono. Pada track pertama, pandji memberikan lagu “I Told You”,sebagai bukti akan keseriusannya pada bidang music,terutama hip-hop.
    Hanya di album ini, saya bisa mendengarkan celotehan menggemaskan dari Dipo. Tak hanya itu, suara Gamila Arief pun di dalam album ini, luar biasa indahnya. Pada lagu Calvin and Susie dan Supersugarcane Man misalnya, Gamila menyanyikan lagu tersebut dengan suara yang genit-manja-ah-entahlah-harus-seperti-apa-mengungkapkannya,, yang jelas di lagu ini, saya mulai menggilai Gamila, terlebih menggilai suaranya.
    Hanya di album ini juga, Pandji menceritakan perasaan dan pengalamannya sebagai seorang ayah, menceritakan tentang impian dan harapan yang ia ingin miliki dan mengajarkan kita untuk terus belajar hingga akhir hayat, berusaha mejadikan kita sebagai sosok yang lebih sederhana dan semua itu ia sampaikan melalui lirik yang ada di dalam album ini..
    Judul album terpanjang yang tak akan pernah saya lupakan.
    You’ll Never Know When Someone Comes In And Press Play On Your Paused Life.

  2. Mycel
    4 out of 5

    :

    Judul album panjang yang manis dan mengena,lagu-lagu di album ini seperti diorama perasaan Pandji akan keluarga, Indonesia, dan kesehariannya. Gaya musiknya menampilkan rasa syahdu dan gembira. Djakarta feat Drustello, menggambarkan Jakarta yang disebelin tapi disayang. Ada VO dari film Warkop DKI.. tiap denger lagu ini sambil menikmati jalan Jakarta.. lu akan merasa sangat akrab. Penasaran ft Ichsan Akbar, berkisah tentang awal kisah cinta Pandji dengan Gamila yang unik. Liriknya lucu, manis-manis, genit.. dan suaranya Ichsan autotune2 gitu. Selain dua lagu paling recommended tadi, lagu lainnya juga sangat variatif dan “goyang kepala sambil komat-kamit dan merem-able”. Lagu “nasionalis” Kami Tidak Takut menurut gue bernuansa gelap tapi berani. Intro bas serta hentakan drumnya mendukung lirik yang selayak orasi yang keren menyatakan tidak perlunya kita takut sama teroris. Satu lagi, cover CDnya simpel tapi cakep banget!

  3. muharam
    4 out of 5

    :

    Untuk ukuran saya yang tidak menyukai music hiphop/rap, pandji berhasil memprovokasi saya dengan lirik-lirik yang membuat saya tersadar untuk ikut mengiyakan apa yang pandji ungkapkan mengenai negeri ini melalui lagu-lagunya yang bertemakan nasionalis. Seperti ada yang salah, untuk Indonesia, atas nama kebenaran, dan you think you know (Indonesia). Di album ini pandji tidak sendirian nge-rap, dia juga dibantu musisi keren seperti Tompi, Angga Maliq And D’essential Dan Joeniar Arief. Pada awalnya saya hanya tertarik pada lagu ada yang salah yang menceritakan keanehan yang ada dinegeri ini seperti membeli Koran hanya untuk membaca berita buruk saja dan atas nama kebenaran yang mengungkap praktek korup dan bobroknya integritas polisi kita. tapi setelah dengar semua lagu-lagu di album ini ternyata tidak hanya nasionalisme tema yang diusung pandji. Pandji juga menceritakan mengenai masa lalunya dari kehidupan keluarganya sampai hubungan percintaannya. Di album pertamanya ini pandji juga coba membuktikan keseriusan di dunia music dan cara dia menanggapi masalah klasik di dunia music yaitu pembajakan lewat lagu bajak lagu ini. Dan terakhir pandji berhasil membuat saya jatuh cinta dan ketagihan dengan suara emasnya Gamila Arief (istri pandji), di lagu you think you know (Indonesia).

  4. muharam
    4 out of 5

    :

    Album kedua pandji ini terasa lebih intim, manis dan romantis. Kenapa? Karena album ini lebih banyak menceritakan kehidupan pribadi pandji dengan keluarga kecilnya, baik itu tentang hubungan suami-istri ataupun hubungan pandji dan anaknya. Diawali oleh intro dimana ada suara rekaman dipo yang masih berumur 18 bulan dan alasan pandji untuk melanjutkan karyanya di dunia music khususnya hiphop/rap. Ditambah penegasan di lagu I told you (kan kembali), bahwa dia memang serius untuk berkarya, dan bukan untuk menjadi kaya lewat music. Lagi-lagi pandji membuat saya ketagihan mendengar suara emasnya gamila arief di lagu calvin and Susie, lagu yang unik dan asyik. Album yang berisikan 17 track ini walaupun kebanyakan bertemakan kehidupan pribadi, keluarga, dan prinsip hidup, tidak lupa pandji membuat lagu yang bertemakan nasionalisme sesuai dengan personal brandnya yaitu lagu kami tidak takut dan GBK. Album ini berbeda dengan album pertamanya. Di album ini lagu-lagunya menurut saya lebih enak dengan beat-beat yang asyik di telinga. Kalau di album pertama mungkin masih meraba musiknya seperti apa dengan rap yang asal nempel di music. Kali ini pandji lebih asyik nge-rapnya diiringi beat-beat music yang lebih matang.

Add a review