product music - CD 5 a

DVD Konser 32

4.33 out of 5
(3 customer reviews)

Rp 150,000.00

Konser pada acara INDONESIA: di Museum Nasional. Membawakan lagu lagu dari album pertama hingga ke empat. Konser pada acara INDONESIA: di Museum Nasional. Membawakan lagu lagu dari album pertama hingga ke empat. Featuring: Tompi, Glenn Fredly, Saykoji, Endru March, Abenk Ranadireksa, Bayu Adi, dll

In stock

Description

Product Description

product music - CD 5 bproduct music - CD 5 c

Additional Information

Additional Information

Weight 0.2 kg
Dimensions 10 x 5 x 3 cm

Reviews (3)

reviews for DVD Konser 32

  1. Andri
    5 out of 5

    :

    Wajib Di KOLEKSI!!!!

    Alhamdulillah bisa nonton live acara ini dari konser sampe standup special MDB. Nonton live pertama kali konser pandji sebagai RAPPER yg sebelumnya gw ga terlalu suka musik hip hop karena terkesan belagu dan sotoy,emang sotoy sih si pandji,hahahah. Tapi ternyata lagunya sangat nasionalis,ada juga soal cinta2an. Sempet gw twitt di twitter gw dan di RT oleh @WSYDN kurang lebih begini : “Pandji tuh Iwan Fals nya era Reformasi…”

    Konsernya Asik dan Cukup Segmented orang-orang nya karena emang cuma penikmat karya pandji yg datang atau karana lagunya ga ada yg laku???hee piss ndji. Yg g kalah seru bisa liat tante gamila secara live (GamilaLovers Garis Keras) seksi,selera perempuan kita hampir sama mungkin,tebek-tebek seksi gmn gtu,hahahah. Ada jebakan umur pula dengan lagu Dhewa19 (Kamfreetttt gw kena) sebelum ada jkt48,LOL.Kang Ikang Fauzi pun turut hadir dan memeriahkan dengan lagu hits Dari Film “CATATAN SI BOY”. Dan seperti biasa yg paling di tunggu-tunggu battle song pandji vs tompi yg selalu ngeselin.

    Lagu yg RECOMENDED dan gw suka dari konser ini : DPR,Lagu Putus,Ode untuk ayah(sedih),Menolak Lupa,Lagu Melayu,Menoleh….. Satu Hari yg Luar Biasa Pokonya Puas Poll. Ke Musium Nasional pertama kali,nonton konser dan ditutup dengan standup special yg CERDAS… from : @andriiisaputra

  2. muharam
    4 out of 5

    :

    Konser 32 bagi saya bagaikan tempat berkumpulnya para wongsoyudan. Walaupun kita tidak terlalu banyak saling mengenal tapi kita satu suara untuk menyanyikan setiap lagu-lagunya pandji. Menonton dan mendengar Live musicnya memang lebih seru dibandingkan mendengar di hp atau di computer. Apalagi banyak kejutan di konser ini. Walaupun saya lahir tahu 1992, tapi saya bisa mengikuti beberapa lagu 90an seperti lagu dewa 19 dan catatan si boy (tua juga gue). Rasanya 2 jam itu tidak cukup buat nyanyiin lagu-lagunya pandji. Karena memang semua lagu di semua album pengen dinyanyiin. Hahaha peace bang.
    Tapi yang keren adalah pas waktu lagu putus dibawakan. Semua orang kaya girang banget dengernya. Padahal lagu galau. Mungkin ini yang namanya punya hits single di album bagi pandji. Lagu ode untuk ayah juga punya kesan tersendiri bagi penonton. Karena tidak sedikit juga saya melihat banyak orang terharu bahkan menangis mendengar lagu ini karena ingat sosok ayahnya. Pandji bahkan saya lihat hampir tidak kuat menahan air matanya hingga dia berbalik badan dan coba menenangkan dirinya untuk terus melanjutkan lagu ini. Bagi saya menolak lupa meninggalkan kesan tersendiri. Pandji dan pangeran siahaan sukses membuat kita mengepalkan dan mengacungkan tangan kanan ke udara untuk satu suara #melawanlupa. Mungkin yang kurang bagi saya adalah gamila arief yang beberapa kali micnya mati, jadi saya tidak terlalu mendengar suara emasnya. Padahal saya sangat menunggu suaranya gamila arief. Dan seperti biasa pandji menutup konsernya dengan lagu melayu yang membuat kita ingin bergoyang, ya minimal goyang kakilah. Hehehe mudah-mudah dalam waktu dekat ini pandji mau membuat konser seperti ini lagi.

  3. dhyllajuliansyah
    4 out of 5

    :

    Moment yang gak akan pernah saya lupakan. Ga Cuma saya, bahkan mungkin semua orang yang hadir pada hari itu. Hari dimana Pandji membuktikan kualitas musik yang ia miliki. Gak cuma bikin kita semua mengepalkan tangan ke atas,tapi juga bergoyang, melompat-lompat, bernyanyi dengan lantang, tertawa terbahak-bahak sambil geleng-geleng kepala saat Ikang Fauzi naik ke atas panggung, juga saat Tompi dan pandji Berkelakar ala cafe bantam.
    Pada saat ode untuk ayah dinyanyikan,semua yang yang disana terdiam,terharu,terhanyut dalam lagu yang Pandji bawakan. Saya sempat melihat kebelakang, banyak yang berkaca-kaca, sebagian bahkan menangis. Saya salah satunya. Sambil nyanyi, sambil menahan tangis, dan mencoba untuk tidak histeris ternyata susah. Sesak. Menelan air liur pun bahkan tidak bisa.
    Sayangnya, pada saat featuring dengan gamila, soundnya kurang bagus. Padahal, Lagu yang dibawakan “Babyplum” dan “You Think You Know”, lagu kesukaan saya yang buat seolah suara Pandji yang
    nge-rap,menghilang begitu saja xD (hanya fokus dengan suara gamila).
    Kejutan datangnya emimen juga sukses buat saya tercengang. Hahaha.. aseli,ge jago banget. Terus juga saat pange dan pandji meminum segelas orange juice. Waw. Speechless )

Add a review